Edukasi Keselamatan di Laut, PIS Salurkan Life Vest untuk Nelayan

Indonesiafakta.com — Keselamatan nelayan saat melaut masih menjadi isu penting di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Risiko cuaca ekstrem, gelombang tinggi, hingga keterbatasan perlengkapan keselamatan sering kali mengancam nyawa para nelayan. Menyadari hal tersebut, PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan kerja nelayan melalui program edukasi keselamatan di laut serta penyaluran life vest atau jaket pelampung kepada masyarakat pesisir. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PIS yang berfokus pada peningkatan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat maritim.

Melalui kegiatan ini, PIS tidak hanya memberikan bantuan berupa alat keselamatan, tetapi juga membekali nelayan dengan pengetahuan penting tentang prosedur keselamatan saat beraktivitas di laut. Dalam kegiatan edukasi tersebut, para nelayan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan life vest saat melaut, cara pemakaian yang benar, serta langkah-langkah darurat yang perlu dilakukan apabila terjadi kecelakaan di laut. Materi disampaikan secara langsung dan praktis agar mudah dipahami serta dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

PIS menyalurkan puluhan hingga ratusan life vest kepada nelayan di wilayah pesisir yang menjadi sasaran program. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan, seperti kapal terbalik atau nelayan terjatuh ke laut. Life vest menjadi perlengkapan dasar yang sangat penting, namun sayangnya masih belum digunakan secara optimal oleh sebagian nelayan karena keterbatasan akses dan minimnya kesadaran keselamatan.

Perwakilan PIS menyampaikan bahwa keselamatan di laut merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pelayaran dan energi, PIS merasa memiliki kepedulian khusus terhadap komunitas nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidupnya pada laut. Melalui program ini, PIS berharap dapat mendorong budaya keselamatan di kalangan nelayan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri saat bekerja.

Para nelayan penerima bantuan menyambut baik program ini. Mereka mengaku merasa lebih aman dan terlindungi saat melaut dengan adanya life vest yang diberikan. Selain itu, edukasi yang disampaikan membuka wawasan mereka tentang risiko kerja di laut dan cara meminimalkan bahaya yang mungkin terjadi. Beberapa nelayan juga berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah pesisir lainnya.

Program edukasi keselamatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kecelakaan laut, khususnya yang melibatkan nelayan tradisional. Kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk menciptakan ekosistem maritim yang aman dan berkelanjutan.

Ke depan, PIS berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor maritim. Selain penyaluran alat keselamatan, PIS juga membuka peluang untuk pengembangan program lain seperti pelatihan keselamatan lanjutan, dukungan sarana nelayan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan adanya edukasi keselamatan di laut dan penyaluran life vest ini, diharapkan nelayan dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan percaya diri. Keselamatan bukan hanya soal perlengkapan, tetapi juga tentang kesadaran dan pengetahuan. Langkah PIS ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam melindungi nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan Indonesia.